Heloo

Minggu, 18 Maret 2012

Gladiac Chronicles Background

Pada Tahun 2015, es kutub utara mencair karena pemanasan global di bumi. Lalu terjadi tsunami besar yang akhirnya menyebabkan ketinggian air laut naik. Banyak beberapa dataran rendah di sekitar pantai hilang. Contohnya saja di daerah roterdam, pantai jerman,pantai selatan laut mediterania, daerah kantou dan kyushu di jepang, daerah sumatra dan kalimantan di indonesia, skotlandia, pantai barat richter(amerika)dan masih banyak lagi. Jumlah korban jiwa setelah bencana besar tersebut sekitar 1 miliar jiwa. Pengungsi diperkirakan mencapai 2 miliar jiwa. Pengungsi kebanyakan berasal dari negara negara yang memiliki pantai di belahan bumi utara. Bencana ini juga menyebabkan banyaknya intrusi air tanah karena perbedaan tekanan fluida lautan bumi. Akibatnya, beberapa daerah yang di kerak buminya memiliki gua air tanah menjadi tenggelam ke dasar laut. Meskipun dataran tersebut termasuk dataran tinggi, dataran tetap menurun dan akhirnya tenggelam ke laut. Hal ini terjadi di daerah utara skotlandia, daerah utara norwegia, daerah tengah rusia, daerah barat afrika serta daerah bhutan(india timur laut)

Lalu, di samudra atlantik, munculah suatu pulau besar akibat bencana tersebut. Begitu pula di samudra pasifik, terbentuklah 2 pulau besar dan beberapa pulau kecil. Hal ini terjadi karena naiknya beberapa lempeng benua sebagai tempat berpindahnya pula gua air tanah akibat intrusi laut. Lempeng samudera juga mengalami kenaikan sehingga terbentuklah dua pulau besar setelah bencana. Pulau di atlantik itu lalu diberi nama “Atlantis”, begitu pula yang berada di pasifik diberi nama “Mu”, keduanya diberi nama berdasarkan legenda benua hilang di masing masing samudra tersebut. Atlantis adalah pulau yang indah. Disana bebas dari gempa bumi, memiliki udara yang sejuk tanpa polusi, memiliki tanah yang subur serta hasil bumi yang melimpah. Begitu pula di benua Mu, yang kekayaanya melebihi Atlantis. Dan hal ini merupakan alasan mengapa Mu dan Atlantis diperebutkan

Tersebutlah negara yang baru melakukan revolusi setelah bencana tersebut, yaitu Soyuz. Soyuz merupakan kelanjutan dari negara Federasi Russia, dimana Soyuz memanfaatkan bencana ini untuk berbenah diri dan menjadi negara superpower terdahulunya, Uni Sovyet. Soyuz melakukan banyak bantuan dan pemulihan beberapa negara yang terkena bencana, namun dengan syarat bahwa negara yang dibantu haruslah menjadi aliansi yang membela Soyuz. Soyuz berlakon sebagai “penyelamat dunia” dan mulai melakukan penyebaran faham neo-kommunisme. Soyuz mampu membantu banyak negara karena pasca bencana membuat lansekap pegunungan ural menjadi kaya akan uranium dan thorium. Ini juga dimanfaatkan Soyuz untuk kembali menguasai pasar dunia dan juga melakukan ekspansi/aneksasi secara diplomatik ataupun konfrontasi.

Amerika, yang mengalami kehancuran ekonomi karena bencana tersebut, akhirnya merombak sistem dan konstitusi pemerintahan mereka. Akhirnya mereka berubah nama menjadi “United States of Richter”, dan mereka menganggap bahwa benua amerika sudah tidak seperti dahulu lagi. USR(Richter) pun juga ingin memperbaiki perekonomian mereka dengan menguasai beberapa pangsa ekonomi lagi di penjuru dunia. Namun mereka terhalang adanya ekspansi aliansi Soyuz dan mendesak Richter untuk mengultimatum Soyuz agar tidak seenaknya expansi wilayah serta radikal menentang mereka. Soyuzpun tidak mempedulikannya dan malah mereka membangun sebuah negara baru untuk para pengungsi di pulau Atlantis yang sebenarnya belum jelas kepemilikan de-jure nya. Sebelumnya, tanggal 20 April 2017, masih terjadi penurunan lempeng benua di berbagai tempat. Dunia masih belum pulih karena bencana 2015. Atlantispun juga masih berupa tanah gersang dengan lempung lempung basaliknya dan ranah obsidiannya.

Tanggal 14 November 2017, USR melakukan penelitian ke Atlantis. Di sana, mereka menemukan bahan tambang baru yang merupakan kunci dari masa depan manusia. Bahan tambang tersebut ialah Thorium, Palladium dan Mithrill. Thorium merupakan elemen kimia bernomor atom 90 yang digunakan untuk memelihara bahan bakar nuklir-uranium 233 serta komponen Magnesium Alloy(pelapis pesawat). Palladium merupakan bahan daripada Fusi dingin (Palladium reactor)

Maka Richter pun juga mengambil pulau Mu dan menjadikannya sebuah negara bernama “United States Consorsium of North Pacifica ”. Sama seperti Atlantis, Mu

Jumat, 16 Maret 2012

Sebuah Pesawat yang Tersesat

Aku adalah Christ Collins, Lahir di Norfork, Nebraska, Amerika serikat.
Tidak.... itu adalah identitas samaranku agar aku dapat masuk di NASA.
Nama asliku sebenarnya ialah Chris Surya, seorang anak ingusan asli Klaten.


Perkenalan sampai disitu saja karena aku mau membetulkan pesawatku, Oddysey.

Kau bisa bantu membetulkannya tidak? Pesawatku ini rusak bagian reaktor dinginya, jadi tak bisa memulai fusi terimbas untuk kembali ke Bumi. Hahahah
Aku lupa memberi tahu ke kalian kalau ini pesawat ruang angkasa. Jadi jangan heran jika aku terjebak di 1 SA dari Bumi.

1 SA? Apa itu? Satuan jarak ngasal atau satuan internasional?
1 SA adalah satuan jarak yang dipakai di Astronomi. Jaraknya sekitar 149.597.870,691 Kilometer atau 150 Juta kilometer dari Bumi

Jadi jarakku sekarang benar benar sangat jauh. Benar benar jauh. Sudahlah, baku tak boleh menyerah untuk membenarkan pesawat ini. Ayo ikut aku ke Ruang reaktor....

Nah, ini dia. Kau bisa membayangkan ruang reaktor pesawat ini? Yah coba kau bayangkan ada 3 tabung besar berwarna abu abu bertuliskan "hazzard of Boron 233". Lalu di sisi kiri ada banyak panel serta kenop kenop pengaturan statis Reaktor. Ruangan berbentuk silinder ini hanya diterangi lampu neon Platina 400 watt dan beberapa lampu intern pesawat. Di ujung ruangan ini ada pintu palka yang menuju ke ruangan radioaktif.

Ayo, Bantu aku perbaiki pesawat ini, agar aku bisa pergi ke Mars atau Bumi.....