Heloo

Kamis, 04 Juli 2013

JKT48 2nd Single Yuuhi wo Miteiru ka? download full clean

PERHATIAN:
Silahkan Download, namun jangan lupa membeli album aslinya
keuntungan album asli:
1. Mendapat Ticket Handshake Nasional
2. Mendapat Photo Pack Seifuku Yuuhi wo Miteiruka
3. Bisa langsung bertemu dengan member yang menjual


JKT48 2nd Single
Yuuhi wo Miteiru ka?
Apakah Kau Melihat Matahari Senja?
Dijual 3 July 2013

Regular 

Rp. 80.000
( 800 JPY/ 9USD)
[CD]
01. Yuuhi wo Miteiru ka? - Apakah Kau Melihat Matahari Senja?
02. Nagai Hikari - Cahaya Yang Panjang
03. 1!2!3!4! Yoroshiku!
04. Viva Hurricane
[DVD]
01. Yuuhi wo Miteiru ka? PV
02. Yuuhi wo Miteiru ka? Behind The Scene
Theatre

Rp. 40.000
(400 JPY/ 4.5 USD)
[CD]
01. Yuuhi wo Miteiru ka?
02. Nagai Hikari
03. 1!2!3!4! Yoroshiku!

Link download komplit:

Klik disini(link1)
password: consortium-bas.blogspot.com
klik ini(link2)
atau

1. Yuuhi wo Miteiru ka here
2.Nagai Hikari here
3.1!2!3!4! Yoroshiku here
4.Viva! Hurricane here

Dukung JKT48 dengan membeli yang asli.... saya pun juga telah membeli

Senin, 20 Mei 2013

JOKOWI WALIKOTA TERBAIK ?


Mungkin nama Jokowi alias Bapak Joko Widodo sudah tidak asing lagi di telinga anda. Karena beliaulah walikota pertama Jakarta yang memberikan gebrakan gebrakan baru serta menghidupkan kembali semangat kota Jakarta. Semenjak terpilihnya sebagau Gubernur DKI Jakarta, beliau memang harus melepas singasana nya sebagai walikota di Solo. Namun, ternyata beliau telah meninggalkan berbagai karya perubahan untuk kota yang pernah menjadi Kerajaan/Kasunanan Surakartahadiningrat itu. Terbuai pula rakyatnya akan perubahan kota solo yang dahulunya kota penuh kriminal, menjadi kota budaya dan seni. Tak heran rakyat Solo pun sangat menghormati beliau. BAHKAN, kepiawaiannya dalam mengatur kota telah diakui oleh dunia Internasional sodara sodara!

Mungkin pula, anda pernah mendengar kabar angin bahwa Jokowi masuk urutan ketiga dalam "The top five major" . Hal itu memang terbukti saat saya membuka website :http://www.worldmayor.com/.
Dalam side thumbnailnya, Jokowi benar benar di urutan ketiga terbaik, tepat dibawah walikota Bilboa,Spanyol:" Inaki Azkuna" serta walikota Perth, Australia: "Lisa Scaffidi".
Kalau anda tidak percaya? lihat saja bawah:


Hebat sekali bukan saudara saudara?

Selain dari website tersebut, Jokowi juga masuk dalam "Major of the Month" di situs http://www.citymayors.com/. Tepatnya saat tulisan ini dibuat.
Jokowi menjadi terbaik karena menurut website tersebut, Jokowi dikenal dengan gebrakan yang aneh namun benar benar luar biasa. Seperti penolakan gaji walikota serta kampanye anti KKN. Itu menunjukkan bahwa kebersihan birokrasi benar benar dipegang teguh oleh beliau.

Memang benar, warga Jakarta patut berbangga dan gembira atas berita ini. Namun, di post ini, saya akan memaparkan pula analisis daripada masalah yang dihadapi beliau. Karena saya takut jika rencana manis akan masa depan Jakarta dari Pak Jokowi ini akan sirna realisasinya. Karena memang benar kata beberapa pengamat politik dan pembangunan di Indonesia bahwa Kota Solo sangat berbeda dengan Kota Jakarta. Saya rasakan sendiri ketika tulisan ini dibuat(saya berada di Yogyakarta- tempat yang tidak jauh berbeda dengan Solo) karena Jakarta memiliki kesenjangan sosial yang sangat besar, masyarakat heterogen yang luas dan sulit diatur, fondasi infrastruktur dalam perencanaan tata ruang kota yang cacad serta banyak masalah lainnya. 

Di Solo/ Jogja, masyarakat sangat peduli pada sopan santun, kebersamaan, dan kesehatan. Apalagi di Jogja, masyarakat sangat patuh dan menghormati sosok Sultan disini. Hingga akhirnya keteraturan sosial tercapai berkat pranata pranata yang rapih serta efisien. Namun  bukan berarti saya membanding bandingkan Kota Jakarta dengan seantero Mataram Moderen ini(Jogja- solo raya). Lebih tepatnya saya menganalisis secara realsitik bahwa sesungguhnya, masalah bisa diselesaikan apabila kita menyadarinya dan merealisasikannya tanpa haru menunggu terlalu lama. Itu berarti bahwa saya dapat mengatakan kota Jakarta memiliki kesenjangan sosial yang tinggi, dimana mungkin bagi anda yang warga kota Jakarta, sudah mengetahuinya dari dahulu. Contohnya saja masyarakat kumuh di daerah teluk gong atau daerah ruli(rumah liar) lainnya, yang memiliki pergaulan berbeda dengan kaum borjuis Ibukota dengan segala kemewahannya.Ini merupakan indikator bahwa kemakmuran dan kualitas hidup kota Jakarta masih sangat rendah.

Ini yang membuat Pak Jokowi bingung dan pusing(barangkali).
Selain masalah sosial yang terpapar di paragraf sebelumnya, masalah transportasi, masalah tata ruang, infrastruktur, banjir  dan lainnya juga menjadi momok menjengkelkan bagi warga Jakarta. 
Saya tidak tahu apa yang dikerjakan para gubernur sebelumnya, namun perkembangan kota Jakarta begitu lambat lambat lambat. 
Lupakan soal Krisis ekonomi 1998, karena negara asia lainnya juga mengalami hal yang sama. Toh seperti Thailand yang sama terkena dampak krisis 1998, toh mereka tetap bisa membangun MRT hingga Bangkok skytrain.

Untuk masalah dari beberapa isu tentang Komunitas Facebook yang mendukung Jokowi Menjadi Presiden 2014, saya rasa masih terlalu dini. JOkowi memang capres yang berkompeten dari segi latar belakang, dan pengalaman(meskipun tidak sehebat pengalaman Mahfud MD di 3 ranah trias politica).
Namun, biarkanlah Jokowi mengurusi masalah Jakarta hingga rampung pung pung.....
Ada pula opini dari pengacara tersohor berinisial Rh Stp.. yang mengatakan bahwa"Tukang mebel tidak layak jadi presiden". Beliau mengatakan juga bahwa Jokowi tidak becus menggurus Jakarta yang janjinya belum terealisasikan(dikatakan tepat kurang lebih 4 hari lalu saat tulisan ini dibuat).

Wong Jokowi setaun aja belum, kok udah berharap Jakarta yang bener bener baik. Mana ada megapolis semrawut macam Jakarta, yang berubah sempurna kurang dari satu tahun..???Mengubah Jakarta tidak semudah membalikkan telapak tangan anda. Karena Masalah bukan hanya di pemerintahannya, tetapi juga di rakyatnya.(ini opini saya).
Saran saya: Memang Jokowi belum bisa jadi presiden 2014, kewajiban beliau untuk merombak Jakarta, namun alasanya yang manusiawi dikit kek, masak dibilang Tukang mebel yang tak layak...
Saya bukan 100% pro Jokowi, tapi kesal saja dengar argumen seperti itu. 

Sudahlah
Daripada menjelekan si "Rhstp", lebih baik kita menghormati demokrasi saja...
Biarkan beberapa orang berargumen pedas,
Yang penting dari saya, Kemajuan Kota Jakarta bukan cuma di tangan Jokowi, meskipun beliau menjadi walikota terbaik... Tapi ada di tanggan seluruh penduduk Jakarta...
maka dari itu, bukannya saya sok tahu, tetapi saran saya baik kok:...
1.Jadilah penduduk terbaik pula, menyusul walikota anda...
2.Dukung secara dewasa pembangunan dan kebijakan Pemda, awasi pula birokrat yang bandel.
3.Bantu pembangunan dengan perwatan infrastruktur..
4.Ubah pola hidup kotor menjadi rapih , bersih dan bijak
5.Ciptakan lingkungan kota Jakarta menjadi nyaman dan tentram...
Pada akhirnya, kalian bisa jadi kota terbaik, bukan karena Jokowi terbaik, melainkan kalian semua BAIK...


Salam dari Sleman,Yogyakarta